Prancis Larang Penjualan iPhone 12 karena Masalah Radiasi

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 13 September 2023 15:51 WIB
Foto: Reuters.
Share :

PARIS - Apple harus segera menarik semua model iPhone 12 dari pasar Prancis, demikian diumumkan Badan Frekuensi Nasional (ANFR) negara itu pada Selasa, (12/9/2023). ANFR menuduh ponsel pintar populer tersebut memancarkan radiasi elektromagnetik jauh lebih banyak daripada yang diizinkan oleh peraturan Uni Eropa (UE).

“ANFR mengharapkan Apple untuk mengerahkan segala cara yang ada untuk mengakhiri ketidakpatuhan. Kegagalan untuk bertindak akan mengakibatkan penarikan peralatan yang telah tersedia bagi konsumen,” kata badan tersebut sebagaimana dilansir RT.

Menurut regulator, pengujian di laboratorium terakreditasi menunjukkan bahwa ponsel tersebut melebihi nilai tingkat penyerapan spesifik (SAR) yang diamanatkan oleh UE, yaitu empat watt per kilogram (W/kg), ketika dipegang di tangan atau di dalam saku celana. Namun, SAR “tubuh”, ketika ponsel berada di dalam saku jaket atau tas yang berjarak setidaknya 5 mm, berada dalam batas 2 W/kg.

Apple harus segera menghentikan penjualan iPhone 12 di Prancis dan mendapatkan persetujuan ANFR jika melakukan pembaruan untuk memastikan kepatuhan, tambah regulator. Inspektur ANFR telah diberi wewenang untuk memeriksa “semua saluran distribusi di Prancis” untuk perangkat terlarang tersebut, mulai Selasa.

IPhone 12 diperkenalkan pada Oktober 2020 dan terus menjadi populer karena harganya yang lebih rendah dibandingkan model berikutnya. Apple mengatakan model tersebut memiliki SAR sebesar 0,99 W/kg bila diukur dengan standar UE.

Sebelumnya pada Selasa, Apple yang berbasis di California mengumumkan jajaran perangkat iPhone 15, yang dilengkapi konektor USB-C untuk mematuhi mandat UE yang diadopsi pada 2022.

Komisi Komunikasi Federal Amerika Serikat (AS) belum mengomentari pengumuman Prancis tersebut. FCC memiliki batas SAR sebesar 1,6 W/kg.

Tindakan keras terhadap radiasi di Prancis terjadi setelah beberapa bulan kabar buruk bagi Apple. Pekan lalu dilaporkan bahwa Tiongkok telah melarang pegawai pemerintah membawa iPhone atau perangkat asing lainnya ke kantor atau menggunakannya untuk tujuan kerja.

Para pejabat Rusia disarankan untuk berhenti menggunakan iPhone pada Juli, sementara industri militer negara langsung melarangnya karena alasan keamanan. Belakangan pada bulan itu, gugatan class action di Inggris menuduh perusahaan yang berbasis di AS tersebut melakukan perilaku monopoli terkait biaya yang dibebankan oleh toko aplikasi.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya