Soedirman, Jenderal yang Rajin Shalat hingga Puasa di Tengah Perang

Awaludin, Jurnalis
Kamis 05 Oktober 2023 04:01 WIB
Jenderal Soedirman (foto: dok wikipedia)
Share :

JENDERAL Soedirman, memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa, sekolah yang terkenal nasional, lalu ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Solo, namun pria kelahiran Rembang, Jawa Tengah, pada 24 Januari 1916 itu tidak sampai tamat.

Dalam buku "Guru Bangsa: Sebuah Biografi Jenderal Soedirman" disebutkan, Soedirman muda dikenal disiplin dan giat di organisasi Pramuka Hizbul Wathan. Kemudian ia menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap.

Sebagai kader Muhammadiyah, anak dari mandor tebu di pabrik gula di Purwokerto itu dikenal sebagai santri atau jamaah yang cukup aktif dalam pengajian “malam selasa”, yakni pengajian yang diselenggarakan PP Muhammadiyah di Kauman berdekatan dengan Masjid Besar Yogyakarta.

Ia juga dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah. Di Museum Sasmitaloka Panglima Jenderal Besar Soedirman di Jalan Bintaran Wetan, Pakualaman, Yogyakarta, terdapat sajadah digunakan untuk beribadah. Tempat sholat itu diletakkan tepat di samping tempat tidurnya yang ada di museum.

Soedirman mengawali karier militernya sebagai seorang dai muda yang giat berdakwah di era 1936-1942 di daerah Cilacap dan Banyumas. Hingga pada masa itu, ia adalah dai yang dicintai masyarakat.

Ia selalu menjaga kesuciannya dengan berwudhu. Saat wudhunya batal, ia akan berwudhu kembali. Bahkan, jika tidak dalam masuknya waktu sholat, Soedirman tetap akan berwudhu.

Ia selalu menjaga menjaga wudhunya. Saat mendengar suara azan, ia langsung sholat. Saat memimpin perang gerilya, Soedirman tidak pernah menunda ibadah, meski tengah sakit sekalipun.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya