Hingga saat ini, kata Asep, klub Y masih masuk di Liga 1. Kendati demikian, pihaknya akan terus mengusut kasus tersebut hingga ke akarnya.
"Masih kita dalami, kan penyandang dananya sudah ditetapkan tersangka. Nanti kita cari ke atas lagi," katanya.
(Erha Aprili Ramadhoni)