Sejarah Masjid Cut Meutia dari Kantor Pemerintah Belanda Dijadikan Rumah Ibadah oleh Pak Nas

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Selasa 24 Oktober 2023 04:00 WIB
Masjid Cut Mutia (Foto: Dok Okezone)
Share :

 

JAKARTA - Berada di Jalan Cut Meutia 1, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Masjid Cut Meutia menyimpan sejarah unik dengan arsitekturnya bangunannya sangat khas Belanda.

Sejarah Masjid Cut Meutia sebelumnya merupakan sebuah bangunan yang berselebahan dengan Stasiun Gondangdia itu merupakan kantor pemerintah Hindia Belanda.

Bangunan dengan atap kubah kuno dan jendela-jendela besar itu dulunya berfungsi sebagai kantor biro arsitektur dan pengembang yakni N.V. De Bauploeg.

Gedung tersebut selesai dibangun pada tahun 1912 dan dari waktu ke waktu fungsinya beberapa kali berubah.

Berawal dari kantor biro, kemudian dilanjutkan lagi sebagai kantor pos, kantor Jawatan Kereta Api Belanda, hingga kantor Kempetai Angkatan Laut Jepang.

Lepas dari zaman penjajahan Belanda maupun Jepang, gedung Masjid Cut Meutia sempat dipakai untuk kantor Wali Kota Jakarta Pusat, kantor Dinas Perumahan, perusahaan daerah air minum, dan kantor pos. Selain itu, pernah pula ditempati Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pimpinan Jenderal AH Nasution.

MPRS kemudian berpindah tempat ke Senayan. Sejak saat itu, gedung di kawasan Menteng ini tak lagi dipergunakan untuk keperluan kantor manapun dan justru AH Nasution menyarankan agar dijadikan masjid.

Pasalnya, daerah sekitar Kebon Sirih, Menteng belum banyak terdapat masjid. Tapi niatan baik itu tak langsung terlaksana, melainkan Pak Nas -sapaan akrabnya- membentuk remaja masjid Cut Meutia terlebih dahulu pada tahun 1984.

Tujuannya tentu saja mengurus keperluan masjid hingga membuat masjid lebih makmur. Sampai pada akhirnya, di tahun 1987, bangunan khas era Belanda itu resmi beralih fungsi menjadi masjid yang bernama Cut Meutia, pahlawan nasional perempuan asal Aceh.

 BACA JUGA:

Penetapan Masjid Cut Meutia ini sudah ditetapkan secara resmi melalui Surat Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 5184/1987 tertanggal 18 Agustus 1987, yang saat itu Gubernur DKI Jakarta dijabat oleh R Soeprapto sebagai Gubernur ke-9 yang menjabat sejak 1982-1987.

 BACA JUGA:

Hingga sekarang, Masjid Cut Meutia masih jadi satu dari sederet masjid favorit di Jakarta karena bentuk bangunan ala Eropa yang mempesona sehingga lain dari masjid pada umumnya.

(Fakhrizal Fakhri )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya