JAKARTA- Terdapat 5 tokoh dan pejuang nasional yang tolak dimakamkan di taman makam pahlawan (TMP). Hal ini dikarenakan adanya permintaan dari keluarga maupun pejuang nasional lainnya.
Berikut adalah 5 tokoh dan pejuang nasional yang tolak dimakamkan di taman makam pahlawan:
1. Brigjen Slamet Riyadi
Brigjen Slamet Riyadi gugur dalam pertempuran melawan gerakan Republik Maluku Selatan (RMS) di Ambon pada 4 November 1960. Pihak keluarga sempat minta Brigjen Slamet Riyadi supaya dimakamkan di TMP Kusuma Bakti Jurug Solo.
Namun, warga setempat meminta Brigjen Slamet Riyadi supaya tetap dimakamkan di Tulehu Ambon. Sebelum wafat, Slamet Riyadi juga berwasiat supaya dimakamkan di medan perang tempat dia gugur.
2. Bung Hatta
Ternyata jenazah Bung Hatta atau Wakil Presiden Indonesia tidak dimakamkan di taman makam pahlawan.
Sebelum tutup usia pada 14 Maret 1980, dia menulis surat tentang lokasi peristirahatan terakhirnya. Dalam surat wasiat ia ingin dimakamkan di kuburan rakyat biasa. Sehingga Bung Hatta dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.
3. Bung Tomo
Bung Tomo merupakan tokoh penting dalam pertempuran rakyat Surabaya melawan 30 ribu pasukan Inggris pada bulan November 1945. Dia wafat di Mekah pada 7 Oktober 1981.
Jenazah Bung Tomo tidak dimakamkan di Taman Makam Pahlawan, melainkan di Ngagel Surabaya. Istri Bung Tomo menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan wasiat dari sang suami yang tidak menghendaki dimakamkan di TMP.
4. Ki Hajar Dewantara
Berikutnya adalah pahlawan pendidikan Indonesia, Ki Hajar Dewantara, yang tidak dimakamkan di taman makam pahlawan. Ki Hajar Dewantara meninggal pada tahun 26 April 1959 dan dimakamkan di Taman Wijaya Brata di Celeban, Tahunan, Yogyakarta.
Ki Soedarminto, mengatakan bahwa Ki Hajar Dewantara menginginkan memiliki tempat peristirahatan.
5. Marsekal Muda Udara Adisutjipto
Agustinus Adisutjipto adalah seorang pahlawan nasional yang namanya diabadikan sebagai nama bandara internasional di Jogja. Ia gugur ketika pesawatnya ditembak oleh Belanda ketika hendak mendarat di Lanud Maguwo pada 29 Juli 1947.
Meskipun demikian, Adisutjipto tidak dimakamkan di taman makam pahlawan di Jawa Tengah. Jenazahnya awalnya dimakamkan di pemakaman umum Kuncen, Jogja. Kemudian makam Agustinus Adisutjipto dipindahkan ke Monumen Perjuangan TNI AU di Ngoto, Bangunharjo, Bantul.
Demikian 5 tokoh dan pejuang nasional yang tolak dimakamkan di taman makam pahlawan. Terimakasih.
(RIN)
(Rani Hardjanti)