SUDAH sembilan bulan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens, disandera teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.
Polisi pun berharap KKB pimpinan Egianus Kogoya dapat membebaskan pilot berkebangsaan Selandia Baru itu, berikut sejumlah faktanya:
1. KKB Diminta Bebaskan Sandera
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri berharap Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens, yang disandera teroris kelompok kriminal bersenjata (KKB) segera dibebaskan.
"Saya berharap KKB segera membebaskan sandera" ujarnya usai memimpin serah terima jabatan Wakapolda dan Irwasda di Lapangan Mapolda Papua di Koya Koso, Kota Jayapura.
Sekadar diketahui, anggota teroris KKB menculik dan menyandera Philip, Pilot Susi Air berkebangsaan Selandia Baru sejak 7 Februari 2023, atau sekitar 9 bulan lalu.
2. Polisi Masih Negosiasi dengan KKB
Irjen Mathius pun mengatakan, pihaknya masih melakukan upaya untuk membebaskan Kapten Philip, termasuk bernegosiasi dengan KKB teroris.
Pihaknya juga menyerahkan upaya pembebasan pilot kepada para pihak, yakni Pemkab Nduga, tokoh masyarakat dan tokoh agama dengan bernegosiasi.
"Berbagai upaya negosiasi terus dilakukan untuk membebaskan sandera dan berharap dapat segera dibebaskan," ungkap jenderal bintang dua tersebut.
3. Kapten Philip Masih Bersama KKB
Berdasarkan informasi yang diterima, pilot Susi Air tersebut masih bersama KKB pimpinan Egianus Kogoya .
"Memang dari laporan yang diterima, kondisi pilot Philip yang sudah sembilan bulan disandera dalam keadaan sehat," ujarnya.
"Mudah-mudahan Pilot Philip yang disandera sesaat setelah mendaratkan pesawatnya di lapangan terbang Paro, Kabupaten Nduga, dapat segera dibebaskan," lanjutnya,
4. Keamanan di Nduga Masih Aman
Irjen Mathius pun menjabarkan tentang situasi keamanan di wilayah Nduga. Saat ini kata dia, situasi relatif aman dan terkendali.
"Aparat keamanan terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat di wilayah tersebut sehingga diharapkan tetap terjaga," katanya.
5. KKB Egianus Kogoya Kelaparan di Hutan?
Satgas Ops Damai Cartenz-2023 dan Satpolair Polres Asmat berhasil menangkap penyuplai bahan makanan Kelompok Egianus Kogoya.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2023, Kombes Faizal Ramadhani mengatakan bahwa satu orang yang ditangkap merupakan penyuplai bahan makanan dan penadah dana dari kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya. Kuat dugaan, Egianus Kogoya bersembunyi di hutan di Nduga bersama Philip Mark Mehrtens.
Gagalnya pengiriman logistik senilai ratusan juta ini dapat menyebabkan Egianus dan kelompoknya kelaparan. Petugas gabungan juga telah mempersempit pergerakan Egianus dan kelompoknya.
"Kami telah menangkap satu orang laki-laki dengan inisial YT, yang merupakan simpatisan KKB yang memiliki peran untuk menyuplai bahan makanan kepada kelompok Egianus Kogoya. Pelaku memiliki pekerjaan sehari-hari sebagai Motoris Speed di Asmat," kata Faizal.
(Awaludin)