Oleh karena itu, pada Kongres Pemuda I ia sempat berselisih paham dengan Yamin yang ingin menggunakan Bahasa Melayu untuk Indonesia. Tabrani dengan tegas tetap menolak karena menurutnya, jika sudah memiliki Tanah Air Indonesia, Bangsa Indonesia, maka bahasa juga Bahasa Indonesia.
Setelah itu, pada Kongres Pemuda II usulan Tabrani akhirnya digunakan. Dengan demikian, perannya sebagai pelopor dan pencetus bahasa Indonesia membuat Tabrani dijuluki sebagai Bapak Bahasa Indonesia.
Berkat perannya tersebut, M Tabrani menjadi salah satu tokoh yang akan diberikan gelar Pahlawan Nasional pada Hari Pahlawan, 10 November 2023 besok.
Demikian profil almarhum M Tabrani Bapak Bahasa Indonesia asal Jawa Timur.
(Hafid Fuad)