Ra Tanca segera menyiapkan peralatan operasi. Sebenarnya, peralatan tersebut akan digunakan untuk mengakhiri nyawa Raja Jayanegara.
Ra Tanca dengan cerdik meminta Raja Jayanegara melepaskan jimat kebalnya sebelum dilakukan operasi. Tubuh yang semakin membengkak membuat Raja Jayanegara menuruti permintaan Ra Tanca tanpa curiga sedikitpun.
Tabib tersebut kemudian menusukan pisau operasi ke tubuh Raja Jayanegara hingga wafat. Gajah Mada yang menyaksikan peristiwa ini langsung membunuh Ra Tanca sebagai balasan atas pembunuhan kepada Raja Jayanegara.
Gajah Mada menjadi pelaku pembunuhan Ra Tanca. Meski demikian, pembunuhan yang dilakukan Gajah Mada menimbulkan dugaan bahwa sebenarnya dia adalah otak di balik pembunuhan Raja Jayanegara.
Beberapa sejarawan bahkan menyebut bahwa Gajah Mada sengaja memancing amarah Ra Tanca supaya ia yang mengambil tindakan membunuh raja.
Demikian kisah unik Raja Majapahit yang kebal senjata tapi mati konyol gara-gara bisul.
(RIN)
(Rani Hardjanti)