Tidak hanya melayani ekspor komoditas pertanian, PLBN Aruk juga memfasilitasi aktivitas ekspor komoditas perikanan.
Komoditas perikanan tersebut mencatatkan nilai berkisar Rp10,1 miliar pada 2022 dan mengalami peningkatan yang cukup pesat untuk per Oktober 2023 berkisar Rp10,82 miliar.
Penanggung Jawab Karantina Perikanan Wilayah Kerja Aruk, Reno Putra, juga menjelaskan bahwa pelaku ekspor komoditas perikanan berasal dari wilayah pesisir yang ada di Kalimantan Barat.
Menurutnya, pelaku ekspor komoditas perikanan ini berasal dari Pontianak dan beberapa kecamatan di Kabupaten Sambas seperti Selakau, Pemangkat dan dari Paloh juga biasa mengirimkan komoditas ikan ke Malaysia.
(Aris Kurniawan)