Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku mendapatkan dukungan pengamanan dari Puspom TNI, setelah ajudan Firli Bahuri kembali ditugaskan di Bareskrim Polri.
"Benar, bahwa ajudan Ketua KPK sudah ditarik kembali ke Polri sebagai instansi asalnya tentu untuk melanjutkan atau melaksanakan tugas lainnya," kata Ali kepada wartawan yang dikutip Kamis (26/10/2023).
"Kemudian untuk kebutuhan tersebut sekaligus pengamanan di lingkungan kantor, saat ini KPK mendapat dukungan tambahan dari Puspom TNI," sambungnya.
Ali menjelaskan, dukungan pengamanan ini sebagai salah satu tindak lanjut dari Nota Kesepahaman yang sebelumnya telah diteken antara KPK dengan TNI.
"KPK sebelumnya juga telah mendapatkan dukungan personel dari TNI untuk tugas-tugas lainnya," ujarnya.
(Fahmi Firdaus )