Kondisi Geografis Rakhine, Daerah Asal Suku Rohingya

, Jurnalis
Selasa 12 Desember 2023 13:52 WIB
Foto: Reuters.
Share :

JAKARTA - Myanmar merupakan salah satu negara paling tertinggal di Asia Tenggara. Negara yang awalnya dikenal sebagai Burma ini berganti nama menjadi Myanmar pada 1989.

Mengutip The Indonesian Journal of Southeast Asian Studies 2018, Myanmar diambil dari bentuk sastra bahasa kelompok tersebut, yang diasosiasikan dengan ideologi demokratis dan federalis.

Salah satu wilayah termiskin di Myanmar yakni Rakhine. Negara bagian ini terletak di bagian Pantai Barat. Jumlah penduduk beragama Buddha diperkirakan 59,7% dan 35,6% Muslim.

Mengutip Thaibiz Myanmar, total luas wilayah Rakhine mencapai 36.778 km persegi, dengan panjang 640 km dari utara ke selatan, dan lebar 145 km pada bagian terlebar.

Wilayah ini terdiri dari sebidang tanah yang panjang dan sempit di sepanjang pantai timur Teluk Benggala, dan membentang dari Sungai Naff di perbatasan daerah Perbukitan Chittagong di Bangladesh bagian utara ke Sungai Gwa di selatan.

Geografis Rakhine mencakup garis-garis pantai dan pegunungan yang membentang dari Utara ke Selatan. Pusat-pusat kotapraja sebagian besar berada di pesisir pantai, dan dikelilingi oleh masyarakat desa.

Berada di pesisir pantai menjadi sumber mata pencaharian penduduk. Ikan-ikan yang ditangkap sebagian besar diangkut ke Yangon, sebagian juga diekspor. Padi menjadi tanaman pokok di wilayah ini hingga 85% menempati lahan pertanian.

Meskipun sebagian besar wilayah di Myanmar kekurangan pasokan listrik, di Negara Bagian Rakhine permasalahan listrik lebih besar. Pada 2009, konsumsi di negara ini adalah 30 MW atau 1,8% dari total kapasitas pembangkitan listrik.

Mengutip Cultural Orientation Resource Exchange, Pembangunan infrakstruktur sangat terbatas, dikarenakan utilitas dan fasilitas dasar yang terbatas.

Melansir berbagai sumber, hanya ada sedikit jalan yang melintasi Pegunungan Arakan dari pusat Burma ke Negara Bagian Rakhine. Tiga jalan raya yang aktif yakni Jalan Ann ke Munbra di pusat Rakhine, Jalan Toungup ke Pamtaung di selatan-tengah Rakhine, dan Jalan Gwa ke Ngathaingchaung di ujung selatan Rakhine.

Perjalanan udara menjadi moda perjalanan yang biasa dari Yangon dan Mandalay ke Sittwe dan Ngapali. Pada 1996, jalan raya penghubung Sittwe ke daratan dibangun.

Rakhine masih belum memiliki jalur kereta api, walaupun Myanmar Railways telah mengumumkan perpanjang jalur kereta api ke Sittwe dari Pathein melalui Ponnagyun-Kyauttaw-Mrauk U-Minbya-Ann sepanjang 48km.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya