Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Setelah 2 Kapal Tenggelam di Lepas Pantai Myanmar

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |00:05 WIB
Lebih dari 500 Orang Dikhawatirkan Tewas Setelah 2 Kapal Tenggelam di Lepas Pantai Myanmar
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Lebih dari 500 orang dikhawatirkan tewas tenggelam setelah dua kapal yang membawa mereka dilaporkan terbalik di lepas pantai Myanmar dalam beberapa hari terakhir. Hal ini dilaporkan Badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ketika para pengungsi mencoba menyeberangi laut yang berbahaya untuk mencari keselamatan dan kondisi hidup yang lebih baik.

Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) dan badan pengungsi PBB, UNHCR, dalam pernyataan bersama menyebutkan bahwa kedua kapal tersebut berangkat dari Negara Bagian Rakhine, Myanmar, pada akhir Juni dan sebagian besar membawa penumpang etnis minoritas Rohingya. Kapal-kapal tersebut dilaporkan membawa beberapa penumpang dari kamp pengungsi di Bangladesh.

Badan tersebut mengatakan bahwa lebih dari 500 orang dikhawatirkan tewas dalam insiden tersebut.

“Meskipun insiden dan angka korban jiwa belum dikonfirmasi secara resmi, UNHCR dan IOM sangat prihatin dengan potensi kehilangan nyawa yang sangat besar,” kata pernyataan bersama tersebut, sebagaimana dilansir Indian Express, Kamis (16/7/2026).

Perjalanan di Luar Musim Berlayar

Pada tahun 2025, hampir 900 pengungsi Rohingya hilang atau meninggal di Laut Andaman dan Teluk Benggala, menjadikan jalur maritim tersebut sebagai jalur paling mematikan di dunia bagi migran dan pengungsi, kata PBB.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement