Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mantan Pimpinan Junta Militer Min Aung Hlaing Terpilih Sebagai Presiden Baru Myanmar

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 03 April 2026 |16:49 WIB
Mantan Pimpinan Junta Militer Min Aung Hlaing Terpilih Sebagai Presiden Baru Myanmar
Mantan Pimpinan Junta Militer Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: AP)
A
A
A

JAKARTA – Mantan kepala junta militer Myanmar, Min Aung Hlaing, terpilih sebagai presiden ke-11 negara itu pada Jumat (3/4/2026) setelah memenangkan lebih dari setengah suara di parlemen.

Para anggota parlemen di Parlemen Uni, ibu kota Nay Pyi Taw, mendukung Min yang berusia 69 tahun, sehingga mengamankan kemenangannya dalam pemilihan presiden, lapor Xinhua News.

Min menjabat sebagai panglima tertinggi angkatan bersenjata, yang dikenal sebagai Tatmadaw, sejak 2011 hingga mengundurkan diri pada Maret untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Ia digantikan oleh mantan kepala intelijen Ye Win Oo, yang mengambil alih peran tersebut awal pekan ini.

Min secara efektif memerintah Myanmar sejak memimpin kudeta militer pada 2021 yang menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi. Pengambilalihan kekuasaan tersebut menyebabkan pembubaran partai Liga Nasional untuk Demokrasi dan memperparah perang saudara yang sedang berlangsung.

Setelah berkuasa selama lima tahun, Min mengawasi proses pemilihan tiga tahap yang dimulai pada akhir Desember dan menghasilkan kemenangan bagi partai-partai pro-militer, termasuk Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan.

Penganiayaan terhadap Rohingya 

Parlemen baru mengadakan sidang pertamanya pada 16 Maret. Selama masa jabatannya sebagai kepala militer, Myanmar menghadapi kecaman internasional atas penganiayaan terhadap minoritas Rohingya yang mayoritas beragama Islam.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement