“Bukan sekali dua kali, serangan psikologis pun tidak dapat dihindari. Penggiringan opini publik untuk menjatuhkan mental Firli terus dibangun,” ucapnya.
Upaya melemahkan KPK semestinya mendapat atensi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai panglima tertinggi di Republik ini, Jokowi harus turun tangan dan menghentikan permainan hukum yang melemahkan KPK dan pelemahan semangat pemberantasan korupsi.
Dia menambahkan gugatan praperadilan yang diajukan Firli bukan pembelaan atas dirinya. Ini adalah marwah lembaga yang menjadi pertaruhan. KPK harus diselamatkan dari kekuasaan yang menggunakan hukum sebagai alat untuk melakukan kriminalisasi.
“PN Jakarta Selatan sedang diuji, independensi, dan integritas para hakim akan dibuktikan dalam sidang praperadilan ini. Praperadilan yang diajukan Firli akan membuktikan penetapan tersangka tidak cukup alat bukti dan cacat formil di mata hukum,” pungkasnya.
(Awaludin)