Atikoh tercatat sebagai Lulusan Fakultas Teknologi Pertanian, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun 1997. Selama masa kuliahnya, Atikoh bekerja sebagai wartawan di Harian Umum “Solopos.”
"Saya tertarik menjadi wartawan karena Bapak saya pernah bekerja sebagai wartawan dan sering cerita nostalgia ketika menjadi wartawan," kata Atikoh di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (2/1/2024).
Tamat dari Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Atikoh menikah dengan Ganjar pada September 1999. Di saat bersamaan, Atikoh mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk penempatan di Purbalingga, Jawa Tengah.
Langkah itu ditempuh untuk memenuhi dorongan keluarganya yang tidak ingin Atikoh tetap berprofesi sebagai wartawan, yang waktunya banyak tersita sehingga urusan rumah tangga bisa keteteran.
Atikoh kemudian menjadi PNS di Purbalingga, tempat kelahirannya. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 14 Desember 2001, Atikoh dan Ganjar dikarunia seorang putra yang diberi nama Muhammad Zinedine Alam Ganjar.
Ke Demak, Atikoh Ganjar Ngaji & Ziarah Makam Kiai Abdurrahman Mranggen
Ketika Ganjar terpilih menjadi anggota DPR RI, Atikoh kemudian bekerja sebagai PNS di Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sejak masa kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo, Joko Widodo, hingga Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.
Pada 2007, Atikoh yang masih berstatus sebagai PNS mendapat tawaran beasiswa S2 untuk melanjutkan pendidikan Strata 2 di Universitas Tokyo, Jepang dengan mengambil program studi Kebijakan Publik.
Tawaran itu menimbulkan gejolak di hati Atikoh karena harus meninggalkan Alam, yang masih baru masuk Sekolah Dasar (SD). Dorongan dari Ganjar membuatnya mengambil beasiswa itu dan berkuliah di Jepang selama 2 tahun.
"Kata Mas Ganjar, ini kesempatan baik, dan kesempatan belum tentu datang dua kali. Soal Alam enggak usah khawatir, saya bisa jagain, bisa kasih pengertian. Makanya bersyukur banget punya suami yang sangat mendukung karier istrinya," ujar Atikoh.