Atikoh Ganjar Miliki Daya Tarik di Kampanye Pilpres 2024

Widya Michella, Jurnalis
Selasa 02 Januari 2024 14:04 WIB
Atikoh Ganjar (Foto: Arif Budianto)
Share :

Dia mengungkapkan, keputusannya meninggalkan pekerjaan sebagai PNS datang, ketika Ganjar terpilih sebagai Gubernur Jawa Tengah, tahun 2013. Awalnya, Atikoh mengambil cuti selama 3 tahun, akhirnya ia mantap mundur dari PNS.

Keputusannya untuk meninggalkan karier dan sepenuhnya menjadi ibu rumah tangga, sama sekali bukan karena paksaan apalagi tekanan dari Ganjar.

"Alhamdulillah, Mas Ganjar itu tipikal orang yang bangga kalau perempuan itu mandiri. Bukan malah yang menyuruh berhenti, kamu gajinya berapa sih, aku bisa kok gaji kamu. Aku memilih mundur karena merasa bersalah sama Alam, sering ditinggal. Tapi pas ditanya, anaknya malah appreciate ibunya bekerja," tutur Atikoh sambil tertawa.

Atikoh bertutur, dia mantap meninggalkan karier dan memilih menjadi ibu rumah tangga yang tetap aktif menopang kehidupan suami dan keluarga, karena belajar dari sosok ibunya.

Perempuan Mandiri

Menurut Atikoh, ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang mandiri dan mengajarkan anak-anak perempuannya untuk mandiri, minimal bisa mencukupi kebutuhan diri sendiri.

"Kalau dari sisi sumbangsih ekonomi keluarga, lebih tinggi penghasilan ibu dari ayah. Ibu itu punya usaha angkutan dan toko, tapi tiap ditanya profesinya tetap dijawab dengan bangga ibu rumah tangga," ujar Atikoh.

Itu sebabnya, Atikoh tidak keberatan melepas kariernya sebagai PNS, kemudian memilih mendampingi Ganjar Pranowo dan membesarkan putra semata wayang mereka, Alam.

"Menjadi ibu rumah tangga itu pekerjaan paling mulia. Saya bangga jadi ibu rumah tangga. Saya belajar itu dari ibu saya," ujar Atikoh.

Pilihan Atikoh menjadi ibu rumah tangga dan bangga dengan predikat itu, juga sejalan dengan Michelle Obama. Istri Barack Obama ini sudah berprofesi sebagai seorang pengacara di firma hukum Sidley Austin LLP.

Dia bahkan ditunjuk sebagai mentor Obama yang bergabung di firma tersebut. Meski demikian, Michelle memilih berada di balik layar untuk menopang suaminya, Obama, yang terjun ke dunia politik menjadi senator kemudian terpilih menjadi presiden AS ke-44 selama 2 periode.

Atikoh mengatakan, dia sangat mendukung kesetaraan jender dan mendorong perempuan untuk mandiri. Menurut Atikoh, mandiri tak berarti harus bekerja kantoran, karena saat ini banyak peluang bagi perempuan untuk bekerja dari rumah.

"Perempuan mandiri itu, punya harapan, karena enggak menggantungkan hidupnya kepada orang lain, termasuk suami, sebab enggak ada yang tahu ke depan akan seperti apa. Perempuan mandiri itu akan lebih bahagia, karena tahu apa yang harus dilakukan, apa yang menjadi pilihannya. Perempuan mandiri itu menghargai waktu bersama keluarga, anak, bahkan untuk dirinya sendiri," kata Atikoh.

Dia menambahkan setiap perempuan mandiri tetap membutuhkan support system. Bagi yang sudah menikah, maka support system utama bagi perempuan mandiri adalah suami dan anak.

"Support system itu paling utama, karena bisa mendorong perempuan mandiri menjadi dirinya sendiri ke mana pun dia pergi, dan bisa beraktivitas tanpa beban," ujar Atikoh.

Itu sebabnya, Atikoh mengaku sangat konsen dengan isu kesetaraan jender, KDRT, parenting, bahkan mental health yang kini menjadi sorotan publik.

Saat mendampingi Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah, Atikoh lebih banyak terlibat pada kegiatan sosialisasi dan edukasi, termasuk mental health ke ibu-ibu untuk mengahdapi anak-anak usia SMA.

"Ke depan mungkin harus melibatkan Guru Bimbingan dan Konseling (BK) agar mempunyai background Psikologi, jadi anak-anak yang menghadap ke BK itu bukan dimarahi karena bermasalah, tapi dievaluasi, digali masalahnya, dan bisa melakukan pendampingan," ujar Atikoh.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya