Lebih lanjut, pelapor tidak usah takut karena, Jaga Pemilu memiliki fitur untuk tidak memunculkan identitas asli. Sehingga pelapor aman dari berbagai ancaman di kemudian hari.
"Ada pilihan melaporkan pelanggaran yang nama identitas tidak dimunculkan itu bisa di klik. Namanya tidak akan muncul sehingga keamanan terjamin kalau mau bersedia muncul di website, maka akan muncul di website ini," kata dia.
Adapun dia mengatakan website https://jagapemilu.com telah memiliki data keamanan dan kapasitas yang baik. Sehingga pihaknya bisa memberikan garansi bahwa website ini data pribadi akan menjadi aman.
Usai dilaporkan, tim Jaga Pemilu akan melakukan verifikasi di lapangan terkait temuan itu. Pelapor pun juga bisa melihat status pelaporannya hingga ke tahapan mana apakah sudah diproses atau belum.
"Kami punya Tim monitoring laporan yang disampaikan sesuai fakta dan kejadian nya. Proses nya bisa dipantau apakah sudah ditindaklanjuti atau belum dan sudah ke tahap mana misalnya rekomendasi dari pemantau jaga pemilu diberikan kepada pihak Bawaslu kemudian diteruskan ke aparat penegak hukum dan seterusnya," kata mantan Wakil Koordinator BP ICW ini.
Terakhir dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktifitas dalam mengawasi pemilu tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
"Kami mengharapkan siapapun WNI yang ingin proses pemilu berlangsung jujur adil, tidak tercela. Kami memberikan fasilitas ruang apabila ada pelaporan dan kecurangan bisa berperan aktif dilaporkan kecurangan yang ada di depan mata," pungkasnya.
(Awaludin)