Selain itu, Presiden yang terpilih pada 2024 tidak akan sampai berakhir hingga masa jabatannya mendatang. Nantinya akan digantikan oleh sosok dewa yang memiliki sifat sejati.
Lalu, dalam ramalannya yakni akan semakin memanas politik dikarenakan ada pemilu 2024. Salah satunya ada raja yang tidak menepati janjinya sehingga hilang wibawanya.
Kemudian banyak peperangan karena pejabatnya banyak salah paham. Penjahat banyak berkuasa dan orang baik makin sedikit. Serta pemimpin negara banyak yang tidak konsisten.
Harap diingat bahwa ramalan-ramalan ini bersifat kuno dan tergantung pada terjemahan serta interpretasi yang berbeda-beda. Tidak semua orang percaya pada keakuratan atau relevansi ramalan-ramalan tersebut dalam konteks zaman modern.
(Rina Anggraeni)