JAKARTA - Menjamurnya baliho para capres maupun caleg dan bendera partai politik di jalanan banyak dikeluhkan oleh masyarakat. Selain menjadi sampah visual dan mengganggu pengguna jalan, alat peraga kampanye (APK) tersebut akan berakhir menjadi puluhan ton sampah yang menumpuk.
Staf Khusus Presiden Diaz Hendropriyono pun ingatkan parpol dan caleg agar siap untuk bersihkan sampah hasil pemilu.
“Ini sampah-sampah pemilu mulai dari topi, baliho sampai kaos bisa diselesaikan oleh Masaro, oleh Prof Zainal”, ungkap Diaz dalam akun Instagramnya, Rabu (24/1/2024).
Masaro merupakan manajemen sampah zero yang menggunakan teknologi pengelolaan sampah menghasilkan zero waste.
Perintis Masaro, Akhmad Zainal Abidin yang berdiskusi secara daring dengan Diaz menyatakan sampah kampanye bisa diolah menjadi BBM, latex alam untuk cat tembok, dan pestisida organik.
Diaz mengapresiasi Masaro yang sudah mengembangkan teknologi dan siap olah sampah kampanye.
“Apakah Parpol dan para Caleg siap utk membersihkan sampah hasil Pemilu? Ingat ya setelah 14 Feb akan ada sampah menumpuk di seluruh Indonesia”, tulisnya.
(Fakhrizal Fakhri )