Wamen ATR/BPN Serahkan Sertifikat Tanah untuk PP Aisyiyah

Khafid Mardiyansyah, Jurnalis
Jum'at 26 Januari 2024 17:25 WIB
Share :

JAKARTA - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Raja Juli Antoni, menyerahkan sertipikat tanah milik Pimpinan Pusat Aisyiyah pada Jumat, 26 Januari 2024.

Penyerahan tersebut dilakukan di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No 62, Jakarta Pusat. Sertipikat tersebut diterima secara langsung oleh Ketua Umum Aisyiyah, Salmah Orbayinah.

Tanah tersebut diketahui merupakan Hak Pakai peruntukan kantor Aisyiyah. Melalui penyerahan sertipikat itu, tanah tersebut secara resmi telah menjadi Hak Milik Pimpinan Pusat Aisyiyah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Aisyiyah mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Wakil Menteri ATR/BPN untuk proses sertifikasi tersebut. Menurutnya, perubahan status ini meningkatkan posisi hukum atas tanah sehingga PP Aisyiyah bisa memberdayakan tanah tersebut lebih optimal.

"Atas nama Pimpinan Pusat Aisyiyah, kami mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian Ananda Wamen untuk Aisyiyah. Ananda Wamen ini merupakan mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah sehingga tidak perlu diragukan lagi Kemuhammadiyahannya" buka Ketua Umum PP Aisyiyah.

Dalam kesempatan yang sama, Salmah Orbayinah juga menyampaikan bahwa sertipikat Aisyiyah ini di atasnamakan Muhammadiyah sebagaimana aturan organisasi. Dia juga mengatakan terdapat bidang tanah lainnya peruntukan sosial keagamaan.

"Penyerahan ini meningkatkan nilai filantropi Aisyiyah untuk kegiatan sosial dan keagamaan. Di atas tanah ini kami sedang renovasi gedung. Kami harapkan nantinya semakin meneguhkan Dakwah Islam berkemajuan," sambung Salmah Orbayinah.

Menurut Raja Antoni, penyerahan ini merupakan perintah Pak Jokowi supaya tanah Aisyiyah dan tanah-tanah Persyarikatan Muhammadiyah terjaga, mendapatkan kepastian hukum dan nilai tambah.

"Kami memastikan tanah-tanah Persyarikatan Muhammadiyah, yang didalamnya ada Aisyiyah ini berjalan dengan cepat karena merupakan perintah Presiden untuk Persyarikatan Muhammadiyah," sambung Raja Antoni.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya