Konser Salam Metal Bagian dari Kampanye Akbar, Adian: Jangan Ada Pihak yang Coba Halangi Perintah Negara!

Felldy Utama, Jurnalis
Selasa 30 Januari 2024 19:07 WIB
Wakil Ketua Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar-Mahfud, Adian Napitupulu (foto: MPI/Arif Julianto)
Share :

JAKARTA - Wakil Ketua Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar-Mahfud, Adian Napitupulu mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba untuk menghalangi konser Salam Metal yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 3 Februari mendatang. Menurutnya, ini bagian dari kampanye akbar yang dilakukan pasangan Ganjar-Mahfud.

Hal ini dikatakan Adian menyusul adanya upaya-upaya yang mencoba menghalangi ribuan massa datang ke GBK. Salah satunya, dengan sulitnya akses untuk menggunakan transportasi bis yang akan dipakai massa dari sejumlah penjuru wilayah.

"Acara kumpul-kumpul yang bagian dari kampanye ini adalah perintah negara, keputusan negara. Jadi tidak boleh ada satu pihak pun yang coba menghalang-halangi segala malam cara kita untuk melaksanakan perintah negara untuk berkampanye," kata Adian dalam jumpa persnya di media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Tak hanya menjadi perintah negara, kata dia, konser Salam Metal ini juga merupakan bagian dari kehendak rakyat. Banyak Rakyat yang menyatakan dukungannya kepada pasangan Ganjar-Mahfud untuk berkumpul di Pusat Ibu Kota Negara.

"Saya tidak tahu bagaimana cara untuk menghalangi-halangi dua kehendak besar ini, kehendak rakyat satu sisi, kehendak negara satu sisi," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Andi Gani Nena Wea mengungkap bahwa sejak tadi malam, teman-teman dari buruh mengalami kesulitan untuk mendapatkan transportasi bus untuk dipakai menuju GBK. Dia mengatakan bahwa kesulitan akses ini turut dirasakan oleh pendukung pasangan AMIN.

"Dan ternyata hal ini dialami oleh kami 03, teman-teman buruh di Tangerang, Bekasi dan Bogor, mulai tadi malam kesulitan menghubungi PO-PO bis untuk berangkat ke GBK. Kami tidak mengerti apa ini sistematis, apakah disengaja, kami sedang cek," tutur Andi dalam kesempatan yang sama.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya