Jaringan Santri Indonesia Terus Mengawal Perjuangan Palestina

Arief Setyadi , Jurnalis
Senin 05 Februari 2024 17:26 WIB
Bangunan di Palestina hancur (Foto: AFP via Getty Image/BBC)
Share :

Upaya ini juga menjadi momentum untuk lebih mencintai terhadap produk-produk dalam negeri. Lagipula, diakui Marzuki, banyak produk Indonesia yang sudah mendunia, hanya saja memang dari segi kemasan dan pengelolaan masih perlu ditingkatkan.

Senada diungkapkan Direktur Eksekutif YKMI, Ahmad Himawan, menurutnya komitmen tersebut akan berdampak pada kemajuan produk-produk nasional “Seluruh umat muslim Indonesia, termasuk para Capres-Cawapres harus ikut berjuang membela dan mendukung Palestina merdeka,” ujar Ahmad Himawan.

Dirinya meyakini, sebagai masyarakat muslim bahwa cinta Tanah Air adalah sebagian dari iman. Sehingga dengan gerakan yang dilakukan menjadi sumbangsih umat Muslim. YKMI juga berperan aktif dengan melakukan edukasi, advokasi dan sosialisasi ke konsumen Muslim.

Ahmad mengaku, YKMI juga terus melakukan pemantauan terkait isu “Palestina Washing”. Pihaknya tak ingin masyarakat Indonesia dibodohi.

“YKMI akan melihat lagi sejauh mana mereka menghindar, apakah mereka ganti kulit, ganti merek, tetap kita pantau. YKMI akan bentuk tim, kerja sama dengan Gerbang Pronas dan lembaga-lembaga lain,” tuturnya.

Adapun Ketua Gerakan Kebangkitan Produk Nasional (Gerbang Pronas), Fuad Adnan mengungkapkan, bahwa gerakan yang dilakukan mewakili kepentingan umat Muslim Indonesia untuk menekan Israel dan membela kepentingan Palestina.

“Kita minta komitmen Capres sebagai pemicu agar dukungan boikot ini terus bergema. Nanti kita amplifikasi agar bisa didengar oleh masyarakat," tuturnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya