Aplikasi Warga Jaga Suara Diluncurkan, Masyarakat Diajak Kawal Ketat Pemilu 2024

Tangguh Yudha, Jurnalis
Jum'at 09 Februari 2024 19:16 WIB
foto: dok MPI/Yudha
Share :

JAKARTA - Pendiri dan CEO PolMark Research Center, Eep Saefulloh Fatah resmi memperkenalkan aplikasi 'Warga Jaga Suara' yang bisa digunakan masyarakat maupun partai politik untuk mengawal suara di Pemilu 2024. Aplikasi ini dibuat mengingat tingginya potensi kecurangan di pemilu 14 Februari nanti.

Peluncuran aplikasi Warga Jaga Suara berlangsung di Pulau Dua Restoran, Senayan, Jakarta, Jumat (9/2/2024), yang turut dihadiri perwakilan Forum Pimred, politisi, aktivis, dan sejumlah jurnalis.

Eep mengklaim bahwa ini adalah aplikasi yang dapat diandalkan untuk mencegah kecurangan saat berlangsungnya Pemilu.

Eep menegaskan dengan aplikasi Warga Jaga Suara masyarakat Indonesia bisa menjaga suara mereka. Lebih lanjut ia menyebut, aplikasi secara sistem mirip dengan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik KPU hanya saja lebih transparan.

Dalam perilisannya, Eep mengisahkan bahwa kehadiran aplikasi ini tidak lepas dari kecurigaannya terhadap Pemilu. Menurutnya, penyelewengan kekuasaan yang dilakukan oleh Presiden Jokowi sudah sangat bablas dan tidak boleh kita biarkan.

"Ini tidak boleh kita biarkan karena jika kita biarkan maka siapapun Presiden di Indonesia akan bisa melakukan hal serupa. Itu lah alasannya aplikasi ini dihadirkan, yaitu untuk menjaga suara sehingga bisa mencegah kecurangan," katanya.

Eep mengungkap, pihaknya menargetkan agar aplikasi digunakan di 823.220 TPS di seluruh Indonesia sehingga bukan hanya akan mengawal suara, tapi juga akan menjadi penghitung cepat yang berjalan bersamaan dengan hitung cepat yang resmi dilakukan oleh KPU.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya