"Diperlukan gotong royong antara sekitar 276 juta warga Indonesia yang terdiri dari kurang lebih 17.000 pulau, yang terikat oleh UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk membuat Indonesia semakin kuat dan kokoh," jelas Prakoso.
Prakoso juga melaporkan, kegiatan tersebut diikuti tokoh agama dan organisasi lintas agama di wilayah Kabupaten Sleman.
Kepala Kementerian Agama Kab. Sleman H. Sidik Pramono, S.Ag., M.Si. mengucapkan terima kasih kepada BPIP atas kerja sama yang telah terjalin dengan Kabupaten Sleman.
"Kabupaten Sleman, sebagai kota pelajar dengan beragam perguruan tinggi, memiliki kemajemukan yang luar biasa. Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi BPIP yang telah bekerja sama dengan Kemenag Sleman, semoga kegiatan ini bermanfaat dalam memperkuat pilar NKRI," ucapnya.
Senada disampaikan Waki Bupati Sleman, Danang Maharsa, S.E. mangatakan turut mendukung Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila yang diselenggarakan tanpa henti oleh BPIP.
Menurutnya Kabupaten Sleman yang memiliki keragaman Agama merupakan miniaturnya negara, sehingga patut untuk terus dilakukan pengiatan pentingnya persatuan.
"Kami sangat berterima kasih kepada Prof. Yudian dari BPIP yang memilih Kabupaten Sleman, dengan urbanisasi tinggi berisikan 200-250 ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia di setiap tahunnya, tentu sudah menjadi kewajiban untuk selalu menjaga persatuan NKRI," tuturnya.
(Khafid Mardiyansyah)