Pada tanggal 28 Juli 1825 bersama Diponegoro telah berkumpul beberapa orang bangsawan, yaitu Pangeran Mangkubumi, Pangeran Adinegoro, Pangeran Panular, Adiwinoto, Suryodipuro, Blitar, Kiai Mojo, Pangeran Ronggo, Ngabehi Mangunharjo, dan Pangeran Surenglogo.
Pertama kali dilakukan Diponegoro adalah memerintahkan Joyomenggolo, Bahuyuda, dan Hanggowikromo, untuk memobilisasi orang desa di sekitar Selarong agar siap melakukan perang. Selanjutnya Diponegoro menyusun rencana strategis dan langkah-langkah taktis. Secara garis besar, Diponegoro berencana merebut dan menguasai seluruh wilayah Kesultanan Yogyakarta, mengusir orang-orang Belanda dan Cina.
(Awaludin)