RDP Panja AMDK Ungkap Potensi Bahaya Galon Guna Ulang, DPR: Kayak Minum Kimia

Agustina Wulandari , Jurnalis
Rabu 11 Februari 2026 11:49 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini. (Foto: dok ist)
Share :

Seperti diketahui, BPA adalah bahan kimia pembuat plastik polikarbonat yang mampu meniru hormon, sehingga berpotensi mengganggu sistem hormon manusia. Berbagai riset ilmiah telah mengungkapkan, paparan BPA dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan risiko kesehatan serius, antara lain gangguan kesuburan dan reproduksi, diabetes tipe 2, obesitas, hingga peningkatan risiko kanker payudara, prostat, dan usus besar.

Pada Oktober 2025, Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) telah mengungkap hasil investigasi dari 60 toko kelontong di Jabodetabek. Selain temuan 57 persen galon guna ulang berusia lebih dari 2 tahun, KKI juga menemukan kondisi 8 dari 10 galon guna ulang yang beredar sudah buram dan kusam. Ini tanda terjadinya penurunan kualitas kemasan.

Kualitas Air Minum Menurun

Novita juga menyoroti persoalan galon guna ulang yang kian diperparah oleh lemahnya pengawasan pada tahap distribusi. Kualitas air yang semula memenuhi standar di pabrik seringkali merosot tajam ketika sampai di tingkat agen, penjual eceran, dan konsumen. 

Ia bahkan membeberkan praktik di lapangan, di mana banyak galon dijemur terlalu lama di bawah terik sinar matahari. Menurutnya, paparan panas matahari tersebut akan memicu perpindahan bahan kimia berbahaya dari galon ke dalam air, sehingga produk yang seharusnya menyehatkan justru berubah menjadi ancaman bagi konsumen.

“Kualitas air itu sering menurun bukan di pabriknya tapi karena galon dijemur terlalu lama di bawah matahari karena stok di agen-agennya, karena ada migrasi kimia dari plastik ke air,” katanya. 

(Agustina Wulandari )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya