“Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, penanganan krisis pencemaran udara perlu dilakukan secara lebih terukur, sistematis, dan berbasis data, termasuk melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan lintas wilayah,” katanya.
Ia berharap diskusi tersebut dapat menghasilkan rekomendasi kebijakan konkret untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan para pemangku kepentingan.
Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menilai penguatan transportasi publik menjadi langkah penting untuk menekan polusi udara di kawasan Jabodetabek.
"Nah jadi usulannya apa? usulannya sudah banyak salah satunya kalau untuk aglomerasi Jabodetabek, selesaikan yang namanya LRT Jabodebek. Jadi ketergantungan kita terkait pemakaian kendaraan roda dua, roda empat akan berkurang," katanya.
(Arief Setyadi )