Donald Trump Kunjungi China di Tengah Ketegangan Konflik di Iran

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 12 Mei 2026 13:31 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Share :

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan melakukan kunjungan kenegaraan ke China dari tanggal 13 hingga 15 Mei atas undangan Presiden Xi Jinping, demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri di Beijing pada Senin (11/5/2026). Kunjungan pertama Presiden AS ke China dalam sembilan tahun ini terjadi di tengah ketegangan bilateral terkait sejumlah isu, termasuk perdagangan dan keamanan.

Waktu kunjungan ini juga bertepatan dengan gencatan senjata AS-Iran yang genting dan blokade ganda Selat Hormuz yang mendorong kenaikan harga energi dan membebani pertumbuhan ekonomi global. Trump dijadwalkan tiba di Beijing pada Rabu (13/5/2026) malam untuk apa yang digambarkannya sebagai "kunjungan yang sangat bermakna secara simbolis". Pemimpin AS akan menghadiri upacara penyambutan dan pertemuan bilateral dengan Xi pada Kamis (14/5/2026), diikuti dengan kunjungan ke Kuil Surga dan jamuan makan kenegaraan.

Isu Iran dan Taiwan

Trump dan Xi Jinping diperkirakan akan membahas sejumlah isu termasuk perang di Iran, Taiwan, kecerdasan buatan (AI), dan senjata nuklir. Keduanya juga akan membahas mengenai perpanjangan kesepakatan terkait mineral penting, menurut pejabat AS.

Kunjungan Trump ini terjadi di tengah gencatan senjata konflik Amerika Serikat dengan Iran, yang memiliki hubungan dekat dengan China. Trump diperkirakan akan berusaha mendesak China untuk mendorong Iran membuat kesepakatan dengan AS untuk mengakhiri konflik.

Sementara itu, Xi kemungkinan akan mengangkat isu mengenai Taiwan, yang terus mendapat dukungan, bahkan pasokan senjata dari AS. Beijing mengklaim Taiwan sebagai bagian dari wilayah China sendiri.

Para pejabat mengatakan bahwa AS dan China juga diperkirakan akan menyepakati forum untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi bersama, sementara China diperkirakan akan mengumumkan pembelian terkait pesawat Boeing, pertanian, dan energi Amerika.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya