Di sisi lain, BPJS Kesehatan terus mengoptimalkan layanan promotif dan preventif melalui Skrining Riwayat Kesehatan. Sepanjang 2025, layanan tersebut telah dimanfaatkan sebanyak 66,19 juta kali oleh peserta JKN.
"Melalui skrining tersebut, peserta dapat mengenali faktor risiko penyakit lebih dini sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat," tegas Rizzky.
BPJS Kesehatan pun mengimbau masyarakat memastikan seluruh anggota keluarga, termasuk anak-anak, telah terdaftar sebagai peserta JKN dengan status kepesertaan aktif agar dapat mengakses pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis kapan pun diperlukan.
"Perlindungan kesehatan yang optimal tidak hanya dibangun melalui pola hidup sehat, tetapi juga dengan memastikan seluruh anggota keluarga memiliki jaminan kesehatan. Karena itu, kami mengajak masyarakat memastikan kepesertaan JKN tetap aktif agar manfaat Program JKN dapat dimanfaatkan secara optimal ketika dibutuhkan," tutup Rizzky.
(Awaludin)