Pemerintah Kebut Pemulihan Infrastruktur Pascabencana Sumatera hingga NTT

Rahman Asmardika, Jurnalis
Sabtu 22 Agustus 2026 20:50 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo.
Share :

Dua ekskavator dan satu kendaraan pikap dikerahkan. Hingga 19 Agustus, tim gabungan berhasil menembus salah satu titik longsor dan pembersihan masih terus dilakukan.

Tak hanya pada konektivitas jalan, pemulihan layanan dasar, terutama air bersih, ikut menjadi prioritas.

Di Kabupaten Ende, jaringan perpipaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Inpres 2024, IKK Nangaba, rusak akibat gempa. Perbaikan dimulai pada 16 Agustus dan rampung pada malam berikutnya. Air kemudian kembali mengalir hingga sambungan rumah warga.

Di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, sekitar 7.000 warga di delapan desa membutuhkan dukungan air bersih. Empat tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter dikirim ke lokasi.

"Penanganan tidak hanya dilakukan untuk kebutuhan darurat. Pemerintah juga menyiapkan survei geolistrik guna mencari sumber air tanah baru sehingga pasokan air dapat diperkuat dalam jangka lebih panjang," ujarnya.

Dody juga mendorong pemeriksaan fasilitas publik. Personel yang diterjunkan untuk memeriksa bangunan terdampak ditambah dari tiga menjadi 14 orang. Rumah Sakit Komodo, kantor pemerintahan, rumah ibadah, dan fasilitas umum menjadi bagian dari bangunan yang diperiksa.

Kerusakan jaringan irigasi ikut menjadi perhatian. Di Daerah Irigasi Mbay Kiri Lanjutan, saluran tersier rusak sepanjang 250 meter dan patah pada tiga titik. Sekitar 175 hektare lahan terdampak.

Rangkaian penanganan itu menunjukkan pola yang didorong Dody: akses dibuka lebih dahulu agar mobilitas kembali berjalan, sementara pemulihan air, fasilitas publik, dan infrastruktur pendukung dikerjakan secara paralel.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya