JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan, saat ini sudah tidak akan ada lagi pengadaan janggal sebagaimana yang ada seperti sebelumnya.
Ditegaskannya, pengadaan yang dilakukan atas dasar kebutuhan, bukan karena keinginan. Menurutnya, pengadaan ini menggunakan uang rakyat yang harus bisa dipertanggungjawabkan.
"Satu rupiah ini menjadi penting. Tidak bisa kita kemudian saya sebagai Kepala kemudian menggunakan ini seenaknya seolah-olah itu uang nenek saya, bukan. Ini adalah uang rakyat yang setiap rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan dan manfaatnya harus sebesar-besarnya," kata Sudaryono dikutip Jumat (4/9/2026).
"Jadi kami pastikan di bawah kepemimpinan kami itu tidak ada pengadaan yang mengada-ada. Kami pastikan itu," ujarnya melanjutkan.
Oleh karena itu, dia mengajak semua pihak untuk ikut mengawasi pelaksanaan kerja-kerja dari BGN. Sudaryono meminta langsung melaporkan ke setiap saluran pengaduan BGN apabila ditemukan hal-hal yang janggal.
Demikian juga, kata dia, apabila masih ditemukan ada dapur-dapur MBG yang diduga masih melakukan kecurangan, mark up hingga lain sebagainya. Sudaryono menegaskan bahwa BGN akan turun tangan untuk melakukan investigasi.