PESHAWAR - Setidaknya 33 murid dan seorang guru tewas setelah atap sebuah sekolah runtuh di kota Peshawar, Pakistan barat laut, menurut keterangan pihak rumah sakit. Lebih dari belasan orang lainnya mengalami luka-luka, dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis.
Petugas layanan darurat dipanggil ke sekolah swasta Al-Khair di Dir Colony pada Kamis (15/10/2026) pukul 08.48 waktu setempat, setelah kegiatan belajar-mengajar dimulai, ujar petugas penyelamat Bilal Faizi kepada BBC.
Atap ruang kelas di lantai atas runtuh, katanya, yang menyebabkan langit-langit di bawahnya ikut ambruk dan memerangkap anak-anak di balik reruntuhan.
Kepala kepolisian Mian Saeed, yang mengumumkan penangkapan pemilik sekolah tersebut, berjanji akan melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengetahui "apakah terdapat pelanggaran terhadap peraturan bangunan".
Seorang guru bahasa Inggris dari sekolah di dekat lokasi kejadian mengatakan bahwa ia segera bergegas ke tempat tersebut bersama warga setempat lainnya setelah mendengar suara sirene dan ambulans. Mereka berhasil mengevakuasi lebih dari 20 anak dari reruntuhan.
"Saya sendiri menarik keluar enam anak dengan tangan saya. Sebagian besar dari mereka masih hidup dan bisa berbicara. Namun, belakangan diketahui bahwa mereka telah meninggal dunia," ujarnya.