Kongres Ke-42, Hamdan Zoelva Dorong SI Tinggalkan Model Organisasi ala Partai Politik

Arief Setyadi , Jurnalis
Sabtu 17 Oktober 2026 16:27 WIB
Hamdan Zoelva (Foto: Ist)
Share :

“Cara pandang organisasi sebagai organisasi keagamaan yang fokus pada dakwah ekonomi harus lebih longgar, bukan model hierarki seperti partai politik. SI tidak meninggalkan politik, namun politik yang berasaskan musyawarah sebagai hasil akhirnya,” katanya. 

Ia mengingatkan bahwa asas SI yang disahkan dalam Kongres Banjarnegara pada 1931 dan dirumuskan HOS Tjokroaminoto. Gagasan persatuan umat untuk mencapai kemerdekaan sejati itu, menurut Hamdan, tetap relevan. 

Ia turut menyinggung buku Sosialisme Islam yang menawarkan jalan tengah antara kapitalisme dan sosialisme-Marxisme, yang kala itu pernah difatwakan haram oleh SI. “Gagasan tersebut telah berlaku hingga saat ini, hampir 100 tahun,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Kongres ke-42 SI, Yudhi Irsyadi Syafi'i, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya sejumlah tokoh SI dalam perjalanan menuju lokasi kongres, termasuk Ketua Wilayah SI Sulawesi Utara Haji Mahmud Turuis dan Wasekjend Gerakan Tani Syarikat Islam sekaligus Dewan Pertimbangan Pemuda Muslimin Indonesia, Yaya Wahyudin.

"Semoga para almarhum di beri syafaat dan di ampuni semua dosa nya dan niat kehadiran nya di Kongres yang tak sampai di hitung sebagai pahala jihad fisabilillah, aamiin," tuturnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya