Ada tujuh negara yang tidak memiliki pasukan militer sendiri. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.
Dalam urusan pertahanan, Vatikan bergantung pada militer Italia apabila terjadi konflik bersenjata. Sementara untuk pengamanan sehari-hari, negara kota itu mengandalkan Garda Swiss serta aparat kepolisian.
Greenland merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark yang tidak memiliki pasukan militer sendiri. Karena itu, urusan keamanan dan pertahanannya menjadi tanggung jawab Denmark.
Nauru, salah satu negara yang tidak memiliki pasukan tentara, menggantungkan urusan keamanan dan pertahanannya kepada Australia.
Andorra, negara yang dikenal sebagai destinasi ski salju, juga tidak memiliki pasukan militer. Urusan keamanan dan pertahanan negara kecil itu menjadi tanggung jawab Spanyol dan Prancis.
Islandia, yang dikenal sebagai salah satu negara paling damai di dunia, tidak memiliki pasukan tentara. Pertahanan dan keamanannya ditopang oleh NATO, terutama Denmark, Norwegia, dan Amerika Serikat.
Monako, bekas wilayah jajahan Prancis, hingga kini masih menggantungkan urusan keamanan dan pertahanannya kepada Prancis.
Sejak berdiri, Tuvalu tidak memiliki pasukan tentara dan hanya memiliki kepolisian. Institusi tersebut mendapat dukungan fasilitas dari Australia untuk menangani ancaman dari dalam negeri.
Nah, itulah tujuh negara yang tidak memiliki pasukan tentara beserta negara-negara yang melindunginya. Menjaga keamanan dan pertahanan negara tempat kita tinggal merupakan tanggung jawab bersama demi terwujudnya kesejahteraan dan kedamaian.
(Rahman Asmardika)