Prancis Berlakukan Jam Malam Imbas Kerusuhan Besar Demonstrasi Pelajar

Rahman Asmardika, Jurnalis
Selasa 20 Oktober 2026 17:06 WIB
Prancis memberlakukan jam malam menyusul kerusuhan usai demonstrasi pelajar.
Share :

Di Paris, sebuah helikopter terbang di atas Place de la République—salah satu titik pusat kerusuhan—dengan menggunakan lampu sorot yang kuat untuk memantau kepatuhan terhadap jam malam tersebut.

Di Lyon, sekitar 500 orang berkumpul di depan kantor pariwisata yang sempat dibakar, meskipun terdapat larangan untuk berdemonstrasi. Para penyelenggara menyatakan bahwa pertemuan pada Senin malam itu diadakan sebagai bentuk dukungan bagi para pemilik toko yang terdampak penjarahan.

Pemerintah hadapi tekanan terkait kerusakan

Pemerintah telah menjadwalkan pertemuan darurat lanjutan pada Selasa, termasuk diskusi dengan perwakilan dari berbagai platform media sosial utama.

Menteri Keuangan Roland Lescure menjanjikan langkah-langkah dukungan bagi para pemilik toko dan perajin.

Patrick Martin, kepala kelompok lobi bisnis Medef, pada hari Selasa menuding negara telah “gagal” dalam menangani kerusuhan tersebut. Ia menyatakan bahwa berdasarkan perkiraan awal, setidaknya 3.000 pelaku usaha telah terdampak.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya