JAKARTA - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani menyebut, asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sempat terpantau di wilayah DKI Jakarta.
Faisal mengatakan, temuan tersebut berdasarkan hasil pemantauan pada Selasa (20/10/2026). Namun, keberadaan asap itu tidak dirasakan masyarakat di permukaan karena berada di ketinggian lebih dari 4 kilometer.
“Kemarin sempat terpantau beberapa jam, ya, kurang lebih kalau saya tidak salah 5 sampai 6 jam,” kata Faisal di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Setelah terpantau selama beberapa jam, asap tersebut kemudian menjauh dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.
“Jadi itu masuk kira-kira 5 sampai 6 jam dan kemudian menjauh dari daerah Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat,” tuturnya.
(Awaludin)