JAKARTA - Kualitas udara di DKI Jakarta masuk kategori tidak sehat pada Rabu (21/10/2026) pagi. Warga diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan menyusul tingginya konsentrasi polutan di udara.
Berdasarkan data situs pemantauan kualitas udara IQAir pada pukul 10.00 WIB, indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) US di Jakarta mencapai 183.
Polutan utama yang mendominasi udara Jakarta adalah partikel halus PM2.5 dengan konsentrasi mencapai 101 mikrogram per meter kubik (µg/m³).
Selain kualitas udara yang buruk, suhu di Jakarta tercatat mencapai 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara sebesar 46 persen. Sementara itu, kecepatan angin berada di kisaran 7 kilometer per jam.
Berdasarkan prakiraan per jam IQAir, kualitas udara kategori tidak sehat diperkirakan masih bertahan hingga akhir hari.