Meningkatnya ancaman keamanan turut mendorong Amerika Serikat mengambil langkah antisipasi.
Departemen Luar Negeri AS pada Rabu memerintahkan para diplomat beserta anggota keluarga mereka untuk meninggalkan misi diplomatik Amerika di Arab Saudi.
Pejabat AS juga menyampaikan kepada Reuters bahwa anggota keluarga staf di sejumlah misi diplomatik Amerika lainnya di kawasan Timur Tengah direncanakan turut ditarik.
Sementara itu, Kedutaan Besar AS di Riyadh mengeluarkan peringatan keamanan mengenai kemungkinan serangan lanjutan yang dikaitkan dengan kelompok Houthi terhadap wilayah Arab Saudi.
Langkah tersebut mencerminkan meningkatnya kewaspadaan Washington terhadap risiko keamanan bagi personel diplomatiknya di kawasan.
Situasi keamanan di Arab Saudi kini menjadi perhatian, terutama menyangkut keselamatan warga sipil, keberlangsungan operasional bandara, serta perlindungan fasilitas energi. Perkembangan selanjutnya masih menunggu keterangan resmi mengenai kronologi serangan di Bandara Internasional King Fahd dan pihak yang bertanggung jawab.
(Awaludin)