“Melalui istighosah ini, mari kita tundukkan hati, memohon ampunan dan pertolongan kepada Allah SWT, agar bencana karhutla segera diangkat dari Bumi Tambun Bungai,” katanya.
Ia menegaskan, penanganan karhutla tetap membutuhkan upaya nyata di lapangan. Pemerintah Provinsi Kalteng bersama TNI, Polri, relawan, dan berbagai elemen masyarakat terus melakukan pemadaman serta menangani dampak kebakaran.
Agustiar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan relawan yang masih bekerja menghadapi karhutla.
Menurutnya, perjuangan memadamkan api harus terus berjalan, sementara doa menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadapi situasi tersebut.
“Semoga hujan segera turun, api segera padam, kabut asap menghilang dan masyarakat Kalteng kembali dapat beraktivitas dengan aman dan sehat,” ujarnya.