Dikepung Asap Karhutla, 3.000 Warga Kalteng Berdoa Bersama agar Hujan Segera Turun

Anindita Trinoviana, Jurnalis
Kamis 22 Oktober 2026 18:17 WIB
Lebih dari 3.000 orang ikuti istighosah dan doa bersama untuk memperingati Hari Santri Tingkat Provinsi Kalteng 2026 di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya. (Foto: dok Ist)
Share :

PALANGKA RAYA – Di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), ribuan warga berkumpul untuk memanjatkan doa. Mereka berharap hujan segera turun, api padam, sehingga masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman.

Suasana tersebut terlihat di Masjid Raya Darussalam Palangka Raya, Kamis (22/10/2026) pagi. Lebih dari 3.000 orang mengikuti istighosah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Santri Tingkat Provinsi Kalteng 2026.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo turut hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari santri, ustadz dan ustadzah, imam dan marbot masjid, aparatur sipil negara (ASN), hingga elemen masyarakat lainnya.

Peringatan Hari Santri tahun ini berlangsung dalam suasana yang berbeda. Ketika petugas gabungan masih berjibaku memadamkan kebakaran di sejumlah wilayah, ribuan warga menguatkan ikhtiar melalui doa agar bencana karhutla segera berakhir.

Dalam sambutannya, Agustiar mengajak masyarakat untuk memohon pertolongan Allah SWT agar kebakaran yang melanda Bumi Tambun Bungai segera teratasi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya