BALIKPAPAN - Aset bergerak dan tidak bergerak yang digunakan pada PON XVII akan diinventarisasi di Panitia Besar PON Kaltim. Hal itu diungkapkan Ketua PB PON Syaiful Teteng setelah BPKP telah selesai melakukan pemeriksaan semua asset itu.
"Semua aset dari kota penyelenggara PON akan diinventarisir dulu di PB PON, baru nanti akan di periksa oleh BPKP," ujar Syaiful saat ditemuai di Aula Pemkot Balikpapan, Selasa (22/7/2008).
Teteng menuturkan, aset yang bisa disewakan diharapkan tidak menambah beban APDB dengan mensubsidi. Ia mencontohkan, Stadion Palaran sudah ada pengelolanya, jadi dana pemeliharaannya diambil dari penyewaan venue tersebut.
Hal senada di katakan Ketua Sub PON Balikpapan Rizal Effendi. Menurutnya, sarana Olahraga yang digunakan PON akan sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak penyewa dan tidak menutup kemungkinan melibatkan pihak asing.
"Ya, bisa disewa seperti Squash dan Tenis," tegas Effendi. Effendi juga menegaskan untuk perawatan venue-venue juga menjadi tanggung jawab pihak penyewa.
(Toto Pribadi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari