BANYUMAS Â - Pemakaman Rio martil yang dipimpin Kapolres Banyumas AKBP Hari Prasodjo di sebuah bukti di Desa Kejawar, Banyumas ikut dihadiri istri dan ketiga anaknya, pukul 09.00 WIB, Jumat (8/8/2008).
Sebelumnya, istri Rio, Tuti Alawiyah dan ketiga anaknya sempat tertinggal prosesi pemakaman. Mereka tiba setelah jasad Rio sudah dimasukkan ke liang lahat. Tuti awalnya tampak tegar melihat suaminya dimakamkan, namun akhirnya dia tak kuasa juga menahan tangis setelah pemakaman usai.
Warga setempat bernama Simuh (55) mengaku tidak tahu siapa yang dimakamkan tersebut. Dia menjelaskan, biasanya pemakaman tersebut digunakan untuk memakamkan orang hilang dan gelandangan.
Sementara Kapolres Banyumas AKBP Hari Prasodjo menyangkal jika warga Purwokerto menolak pemakaman jenazah Rio sehingga jenazah Rio dimakamkan di sebuah bukit jauh dari pusat kota. Â
"Semua proses eksekusi hingga pemakaman memang telah direncanakan, jadi tidak benar alasan pemakaman di luar kota karena penolakan warga Purwokerto," ujar Hari.
Kini pihak keluarga yang datang dengan perwakilan istri dan orang tua angkat Rio mengaku sudah lega karena proses eksekusi hingga pemakaman Rio Alex Bulo sudah selesai.
(Syukri Rahmatullah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.