SRINAGAR - Sekira 60 warga tewas dan ratusan lainnya terluka setelah hujan deras yang memicu terjadinya banjir dadakan, melanda Kota Leh di wilayah Kashmir yang dikuasai India. Banjir ini menerpa sebuah desa pada malam hari, disaat warga sedang tertidur.
Banjir tersebut langsung menghancurkan desa dan memenuhi sebagian besar wilayahnya dengan air deras. Banyak rumah serta beberapa gedung pemerintah tampak mengalami kerusakan diterjang air banjir ini.
"Hingga kini kami baru berhasil menemukan sekira 60 jasad warga yang tewas," ucap Menteri Pariwisata Kashmir Nawang Rigzin seperti dikutip AFP, Jumat (6/8/2010).
Menteri Jora menambahkan, korban kemungkinan besar akan terus bertambah secara signifikan dengan adanya laporan puluhan orang yang masih dinyatakan hilang hingga kini. Regu penyelamat pun hingga saat ini masih belum mampu meraih wilayah yang terkena banjir.
Pihak militer saat telah dikerahkan untuk membantu proses penyaluran bantuan ke wilayah bencana, namun Jora mengatakan, jika tingkat kerusakan akibat banjir masih belum dapat diperkirakan.
Pemerintah setempat mengaku belum mendapat laporan adanya wisatawan yang turut menjadi korban dalam banjir ini. Namun beberapa dari wisatawan tersebut ada yang diketahui terdampar di ruas jalan antara Leh menuju Manali. Pihak militer sendiri sudah mengirimkan pasukannya untuk mengevakuasi wisatawan yang terdampar itu.
Wilayah Leh yang dikelilingi pegunungan dan didominasi umat Buddha, terletak di sebelah tenggara wilayah Kashmir yang didominasi oleh umat muslim.
Wilayah ini dikenal dengan wilayah wisata petualangan dan menarik wisatawan yang ingin mendaki pegunungan Himalaya.
(Fajar Nugraha)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.