Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anak Pedagang itu Dipercaya Membawa Bendera Merah Putih

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Selasa, 17 Agustus 2010 |11:05 WIB
Anak Pedagang itu Dipercaya Membawa Bendera Merah Putih
Arty Ardhila, anggota Paskibraka pembawa baki bendera Merah Putih (Foto: okezone)
A
A
A

JAKARTA - Arty Ardhila, petugas Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tidak kuasa menahan rasa haru setelah mengetahui dirinya dipercaya membawa baki bendera Merah Putih saat upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, pagi ini.

"Umi doakan Arty ya, semoga Arty sukses,” kata Arty dengan suara tersedak dan mata berkaca-kaca kepada Ibunya melalui puluhan kamera televisi yang mengerubungi sejak pukul 08.00 WIB.

Siswa kelas 3 IPA SMA Negeri 1 Bengkalis, Riau, belum sempat mengabarkan berita gembira tersebut kepada Ibunya yang berprofesi sebagai pedagang, di Riau, ribuan kilometer dari Jakarta, karena pengumuman baru disampaikan pukul 07.00 tadi pagi oleh Pangdam Jaya Mayjen Marciano Norman di Wisma Negara.

Ibundanya tidak bisa berangkat ke Jakarta karena kesulitan biaya, sementara ayah tirinya hanya buruh kecil.
Karena itu, Arty terharu tatkala diminta menyampaikan salam kepada orangtuanya melalui televisi.

Alhamdullilah ya Allah. Ini semua karena Allah, terima kasih atas doa dan dukungan Umi, saudara-saudara.”

Arty menuturkan, seperti proses seleksi tahun-tahun sebelumnya, dia terpilih setelah melalui tahapan panjang sejak dari tingkat sekolah, kabupaten dan provinsi.

Kira-kira seleksinya satu setengah bulanlah,” tuturnya dengan dialek khas Melayu.

Arty mengaku terpilih meski di sekolah tidak aktif sebagai pasukan pengibar bendera. “
Saya ikut marching band.”

Ditanya soal prestasi, Arty mengaku pernah mengikuti pemilihan semacam putera-puteri daerah Riau. Saya pernah ikut Bujang Dara Riau tahun ini, runner-up pertama. Alhamdullilah,” ujarnya.

Arty terdiam sejenak, lalu melanjutkan menjawab saat wartawan bertanya apa cita-citanya."Banyak Kak, pengen jadi dokter, pengen jadi menciptakan apa gitu yang berguna bagi banyak orang, masak orang barat saja yang bisa buat-buat alat apa gitu. Di tempat saya kan kesulitan air. Airnya kuning. Harus disaring berkali-kali. Nah kaya gitu, bikin alat apa gitu,” ungkapnya.

Dalam upacara, Arty akan didampingi rekannya Putri Karina Sukarman dari SMAN 1 Sampit sebagai cadangan pembawa baki.

Terpilih sebagai pengibar bendera adalah I Nyoman Agus Santika dari SMAN 1 Kuta, Bali; Putra Dwy Alfons SMAN siswa 1 Limboto, Gorontalo; dan Ismail Husain, perwakilan SMAN Model Terpadu Madani, Sulawesi Tenggara. Sedangkan Komandan Upacara adalah Kolonel Iwan Isnurwanto.

(Dian AF)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement