DEPOK- Pihak Gereja HKBP di Jalan Bandung, Cinere, Depok, Jawa Barat tetap melanjutkan pembangunan gereja kendati diminta untuk ditunda oleh pemerintrah daerah setempat.
Dalam pembangunan gereja tersebut dijaga sekitar 350 polisi terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Depok dan Polsek setempat. Dan pembangunan kali ini merupakan tahap awal yaitu pemsangan tiang pancang kembali yang sebelumnya sempat terbengkalai.
Ketua Pembangunan Gereja HKBP Cinere-Depok, Deti Sitompul mengaku sempat dihubungi Pemkot Depok untuk menunda pembangunan. Akan tetapi pihaknya bersikeras dengan alasan gereja sudah memenangkan gugatan di tingkat MA dan keputusannya sudah dikeluarkan pada bulan Juli lalu.
"Ditunda dulu sebulan dua bulan karena Pemkot Depok akan melakukan sosialisasi. Tapi kita tidak mau,"katanya ditemui dilokasi, Rabu, (15/9/2010).
Ia juga mengaku penjagaan polisi ini menyusul adanya ormas Islam dari Forum Umat Muslim Cinere yang akan melakukan aksi protes. Namun sampai saat ini belum juga hadir.
"Mungkin ini setelah terjadi pertemuan di Kecamatan Limo tadi malam yang dilakukan pihak gereja, umat muslim dan Pemkot Depok,"pungkasnya.
Sebelumnya pada bulan April 2009 tahun lalu, Walikota Depok Nurmahmudi Ismail mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gereja dengan alasan pihak gereja tidak memiliki izin lingkungan. Namun pihak gereja mengklaim IMB telah dikantongi pihak gereja sejak Depok masih masuk dalam pemerintahan Kabupaten Bogor.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.