Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

BPPI & Kedubes Lebanon Luncurkan Buku "Kahlil Gibran di Indonesia"

M Budi Santosa , Jurnalis-Jum'at, 07 Januari 2011 |11:44 WIB
BPPI & Kedubes Lebanon Luncurkan Buku
A
A
A

"Dulu kita tunduk pada raja, dan patuh pada kaisar.
Sekarang kita hanya tunduk pada kebenaran dan patuh kepada cinta"

Itulah sepenggal  kata Kahlil Gibran yang sering dijadikan semboyan tapi itu bukan sekadar semboyan. Sejarah menunjukkan, bahwa melalui sastra setiap bangsa membangun Negara dan kebudayaannya. Gibran memanfaatkan karya sastra agar kita bisa menciptakan Negara yang abadi, dan mencintainya setulus hati. Dia mengajak kita tunduk kepada kebenaran dan patuh kepada cinta. Sedangkan kita tahu bahwa kebenaran dan cinta membuka peluang untuk ditafsirkan dan dihidupi secara merdeka.

Untuk memperingati hari kelahiran sastrawan legendaris Kahlil Gibran (1883-1931), Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI) atau Indonesian Heritage Trust bekerjasama dengan Kedubes Lebanon mengadakan acara peluncuran buku: Kahlil Gibran di Indonesia di Kediaman Duta Besar Lebanon Victor Zmeter.

“Buku ini diterbitkan sebagai apresiasi terhadap kontribusi Kahlil Gibran pada kesusasteraan Indonesia, yang merupakan bagian dari kekayaan pusaka budaya Indonesia,” kata Hashim Djojohadikusumo, Ketua III BPPI.

Peluncuran buku diisi dengan acara bedah buku, menampilkan Eka Budianta, editor, seorang penulis produktif yang juga anggota Dewan Pakar BPPI; Chairil Gibran Ramadhan dengan terstimoninya sebagai Gibranis dan Pratiwi Setyaningrum serta Helga Worotijan yang membacakan puisi dengan inspirasi Gibranisme yang kuat. Hadir pula Wisaksono Noeradi yang memberikan testimoni pengalaman berseberangan dengan pemerintah ketika menggunakan puisi Kahlil Gibran sebagai iklan layanan sosial.

Hashim Djojohadikusumo dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa Gibran dan karya-karyanya adalah sarana yang tepat sekaligus sumber keteladanan untuk memikirkan dan mencintai manusia, tanah air dan kebudayaan.

Sementara tuan rumah Victor Zmeter, Duta Besar Lebanon, juga menyampaikan pesan-pesan perdamaian melalui sambutannya. Pada kesempatan tersebut hadir pula Bagas Hapsoro, mantan Duta Besar RI Berkuasa Penuh di Beirut yang telah menjembatani jalinan kerja sama BPPI dengan Gibran National Committee di Lebanon.

BPPI mengundang partisipasi semua pihak dalam "Festival Kahlil Gibran" yang akan diselenggarakan bekerjasama dengan Universitas Indonesia di Depok pada 10 April 2011.

(M Budi Santosa)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement