SURABAYA - Kasus hilangnya Majalah Gatra edisi pekan ini masih menuai misteri. Namun, hilangnya majalah tersebut bukan lantaran pemberitaan mengenai Angelina Sondakh terkait dugaan kasus suap pembangunan wisma atlet SEA Games. Pasalnya, hampir seluruh media menyajikan berita tersebut.
Menurut Wakil Kepala Peliputan Majalah Gatra, Mujib Rahman, kecil kemungkinan lenyapnya majalah Gatra karena berita Angelina Sondakh. Meskipun di majalah edisi saat ini memampang foto janda Adjie Massaid itu. Ia mengungkapkan, lenyapnya majalah Gatra ini karena berita yang menyangkut istri Gubenur Jambi.
"Kemungkinan besar yang membuat Gatra hilang adalah pemberitaan terkait ancaman istri Gubenur Jambi kepada istri kepala bagian di Dinas Koperasi untuk dibunuh. Kasus itupun sudah menggelinding ke kepolisian," kata Mujib ketika dihubungi okezone, Sabtu (25/6/2011).
Ia menjelaskan, jika hilangnya majalah Gatra karena pemberitaan Angelina Sondakh sangat kecil. Sebab, kasus tersebut hampir semua media memberitakan. Sedangkan kasus yang menyangkut ancaman istri Gubernur Jambi hanya Gatra yang memberitakan secara mendalam dan dicetak. Meskipun sebelumnya, kasus itu juga di beritakan oleh beberapa media online.
Seperti diberitakan sebelum, kasus majalah lenyap dipasaran pernah menimpa majalah Tempo. Saat itu, Tempo memberitakan kasus rekening gendut sejumlah pejabat di kepolisian. Sementara, dalam edisi pekan ini, Majalah Gatra memampang foto Angelina Sondakh dengan judul Terjebak Arus Pusaran Korupsi.
Hilangnya majalah Gatra dipasaran karena diborong oleh orang tak dikenal. Para pemborong itu membayar mahal untuk 1 eksemplar majalah Gatra. Jika di pasaran per eksemplar dijual dengan harga Rp24.500 namun ditangan para pemborong ini dibeli dengan harga Rp30.000.
(Muhammad Saifullah )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.