Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Keluarga Balita GBS Berharap Ada Yayasan GBS

Bagus Santosa , Jurnalis-Jum'at, 05 Agustus 2011 |16:41 WIB
Keluarga Balita GBS Berharap Ada Yayasan GBS
Safa Azalia (Foto: Fahmi Firdaus/okezone)
A
A
A

JAKARTA - Keluarga balita penderita Guillain-Barre Syndrome (GBS), Safa dan Azka, berharap agar kelak ada orang yang mendirikan yayasan yang khusus konsern mengenai penyakit ini. Mereka berharap keberadaan yayasan mampu menekan biaya pengobatan GBS yang saat ini masih tergolong tinggi.
 
Wina Amalia, ibunda Safa Azalia (4 tahun 7 bulan) yang kini dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, juga mendukung gerakan koin Rp1.000 untuk Safa dan Azka.
 
"Saya mendukung banget. Kalau perlu ya dibuka yayasan untuk GBS karena kan semua yayasan udah ada kan, kayak yayasan untuk Jantung, HIV/AIDS, yayasan Kanker dan lain-lain," katanya saat dikunjungi wartawan di RSCM, Jalan Diponegoro, Jakarta, Jumat (5/7/2011).
 
Senada dengan Wina, Anto Arianto, ayahanda Muhammad Azka Arriziq, balita bermur empat tahun dua bulan yang juga berpenyakit GBS, mengharapkan gerakan koin Rp1.000 untuk Safa dan Azka bisa mendukung terbentuknya yayasan GBS.
 
"Saya terimakasih kepada masyarakat, mungkin ini cikal bakal untuk membentuk foundation untuk GBS ini. Sehingga dengan adanya (yayasan) ini, ketika ada anak Indonesia yang mengalami penyakit GBS ini bisa ditindak dengan cepat," katanya.
 
Sejauh ini, kata Anto, dirinya sudah berkoordinasi dengan beberapa orang untuk membicakan pendirian yayasan tersebut. “Nanti kita akan memakai simbol dari Azka dan Safa. Karenakan mereka yang paling cukup dikenal oleh masyarakat," katanya.

(Insaf Albert Tarigan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement