Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Inilah Persyaratan Menjadi Ketum IA ITB

Riani Dwi Lestari , Jurnalis-Jum'at, 19 Agustus 2011 |11:05 WIB
Inilah Persyaratan Menjadi Ketum IA ITB
Ilustrasi : ist.
A
A
A

JAKARTA - Menjadi orang nomor satu dalam satu perkumpulan, diperlukan keseriusan tersendiri. Tidak ubahnya dengan Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (IA ITB) yang tahun ini tengah mempersiapkan pemilihan ketua umum (Ketum) yang baru.  
Mengenai hal tersebut, Direktur Eksekutif IA ITB, Muhammad Azhar mengatakan, saat ini sudah ada delapan orang yang diketahui telah mengambil formulir untuk mencalonkan diri menjadi ketum IA.
 
"Seperti yang sebelumnya kita umumkan, ada delapan orang yang telah mengambil formulir. Tapi, sampai saat ini kami belum bisa memastikan berapa jumlah calon Ketum yang akan mendaftar. Mungkin akan bertambah sekitar empat hingga enam orang," kata Azhar selepas acara buka bersama IA ITB dirumah Ketum IA, Hatta Rajasa, di komplek menteri Widya Chandra, Jakarta, Kamis (18/8/2011).
 
Pengambilan formulir, tutur Azhar, bukan berarti merupakan sebuah kepastian seseorang dalam mencalonkan diri menjadi calon ketum IA, "Sebab, keseriusan seseorang kami ukur saat pengembalian formulir. Ada beberapa persyaratan yang harus mereka penuhi bersamaan dikembalikannya formulir kepada panitia," lanjutnya.
 
Adapun persyaratan menjadi ketum IA ITB antara lain, mengembalikan formulir yang telah diisi lengkap, berserta persyaratan yang menyertainya. Persyaratannya meliputi dukungan terhadap seorang calon ketum minimal 100 orang yang dibuktikan dengan keterangan tertulis atau semacam petisi dan membayar uang pendaftaran sebesar Rp35 juta dan uang jaminan Rp100 juta.
 
"Uang sebesar Rp100 juta itu merupakan tanda keseriusan seseorang untuk mencalonkan diri sebagai Ketum. Kami memang menentukan kebijakan tersebut berdasarkan alasan jabatan ini memerlukan tanggung jawab yang besar. Selain itu, anggota IA ITB tersebar diseluruh Indonesia, jadi kami perlu jaminan untuk menunjukkan keseriusan seseorang," jelas Azhar.
 
Jika administrasi dan persyaratan sudah dipenuhi, maka akan dilakukan proses selanjutnya, yakni pemilihan Ketum. Pemilihan jabatan bergengsi ini rencananya akan dilakukan pada Desember 2011 mendatang.

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement