Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pramono: Hasil Survei LSI untuk Lucu-lucuan Saja

Susi Fatimah , Jurnalis-Senin, 31 Oktober 2011 |11:52 WIB
Pramono: Hasil Survei LSI untuk Lucu-lucuan Saja
Pramono Anung
A
A
A

JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan, Pramono Anung mengaku tidak menganggap serius hasil survei yang dikeluarkan oleh Lingkaran Survei Indonesia (LSI) kemarin. Dia menilai saat ini metode survei sudah seperti tim kampanye dari sebuah partai politik.

"Beberapa lembaga survei sekarang ini sudah menjadi bagian dari tim kampanye," ujar Pram sapaan akrabnya di Gedung DPR Senayan Jakarta, Senin (31/10/2011).

Oleh karenanya, lanjut Pram, jika lembaga survei menjadi bagian tim kampanye maka sudah  diketahui dengan mudah kebenaran dari hasil survei tersebut.

"Kalau lembaga survei menjadi bagian dari tim kampanye seseorang tentunya kredibilitas dari lembaga survei itu tidak perlu kita menaruh respek hormat terlalu tinggi, jadi kita anggap lucu-lucuan saja," tutur mantan Sekjen PDIP itu.

Pram melihat hasil survei yang dilakukan saat ini lebih kepada upaya penggiringan opini publik untuk mempengaruhi para pemilih yang belum menentukan calon.

"Ada penggiringan opini yang mereka menginginkan adanya semacam band wagon effect atau efek samping karena masih banyak voters yang belum menentukan," kata Pram. 

Kendati demikian Pram menilai survei yang dilakukan oleh lembaga survei tersebut sebagai sesuatu yang wajar dan sah di Indonesia sebagai negara berdemokrasi.

"Jadi dengan demikian ya ini sah-sah saja. Karena di negara-negara yang demokrasinya sudah maju juga ada yang namanya mereka mempengaruhi publik," paparnya.

(Carolina Christina)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement